Tuesday, February 18, 2014

Mengenali Kucing Keracunan dan Cara Mengatasinya

Aktifnya kucing kesayangan kita sering kali mengakibatkan fatal baginya. Rasa penasaran pada kucing membuat dia suka memakan atau mencium bahan bahan beracun yang berbahaya. Kucing adalah binatang yang mempunyai rasa penasaran yang tinggi, tidak sering karena rasa ingin tahunya dia menelan atau menghirup sesuatu yang mungkin bisa membahayakan jiwanya.

Sebagai pemilik kucing hendaknya Anda mengetahui apa saja yang berbahaya untuk kucing Anda, dan sesegera mungkin membawa ke dokter hewan terdekat jika kucing Anda memang keracunan.

Hal-hal berikut adalah beberapa faktor penyebab kucing keracunan:

1. Faktor Makanan
Biasanya kucing yang mengalami keracunan, terjadi akibat kucing memakan makanan yang telah terkontaminasi, misalnya makanan yang berbahan pengawet tinggi atau dari makanan yang sudah kadaluarsa. Selain itu makana-makanan yang jangan diberikan pada kucing yaitu; makanan atau minuman beralkohol, cokelat, bawang, kafein, anggur, xylitol, alpukat, tomat hijau, kacang macadamia.

2. Faktor Bahan Kimia Berbahaya
Bahan-bahan kimia juga bisa menjadi penyebab kucing keracunan. Misalnya racun tikus dari pekarangan rumah Anda ata tetangga, dari racun pestisida atau insektisida. Selain itu, kucing Anda juga bisa memakan tikus yang sudah oleh racun, dan bisa menyebabkan kucing ikut keracunan. Hati-hatilah jika Anda menggunakan bahan kimia di rumah, jauhkan dari jangkauan si kucing.



3. Dari Tanaman
Diluar sana terdapat bebrapa tanaman yang berbahaya jika di makan kucing, sedangkan kucing seringkali menggigit-gigit tanaman atau rumput. Pastikan rumput atau tanaman disekitar rumah Anda bukan jenis tanaman beracun, tapi sediakanlah rumput-rumput yang biasa saja, yang aman bagi manusia dan kucing.

4. Dari Sengatan Hewan Berbisa
Jika kucing berkelahi ataupun menemukan hewan-hewan ini tanpa sengaja. Misalnya ular atau laba-laba beracun, bisa saja kucing telah tergigit dan terkena racun.

Tanda-tanda kucing keracunan :
  • Muntah-muntah
  • Diare/mencret akut
  • Kejang-kejang
  • Kesakitan pada bagian perut (abdominal pain)
  • Koma
  • Keluar air liur

Penanganan sebelum dibawa ke dokter hewan :


Ketahui penyebab keracunan, Apabila kucing Anda kejang-kejang, coba tenangkan bila memungkinkan, jauhkan dia dari barang-barang berbahaya, gunakan handuk untuk membungkus tubuhnya dan segera kontak atau bawa ke dokter. Jangan dekatkan jari kita pada bagian mulutnya untuk menghindari kemungkinan tergigit.

Apabila ada bau racun/chemical pada bulunya, coba bersihkan dengan air hangat dan sabun serta siram bagian mulut dengan air untuk menghilangkan sisa racun. Racun yang masih menempel pada bulu akan terus membuat kucing berusaha untuk menjilatnya.

Mengatasi Kucing keracunan:

Jika kucing Anda mengalami muntah-muntah karena keracunan, saran saya cobalah Anda baca "Ebook Kucing Muntah". Dalam ebook tersebut terdapat panduan cara mengobati kucing yang muntah-muntah dengan cara yang alami tanpa obat-obatan. Dulu kucing saya sempat muntah-muntah karena keracunan bahan kimia, dan berkat ebook tersebut kucing saya berhasil diselamatkan dari kematian.

Saturday, February 15, 2014

Tips Mengatasi Kucing Muntah Darah

Kucing yang muntah darah merupakan masalah serius yang butuh penanganan sangat cepat. Karena jika tidak cepat maka nyawa si kucing bisa tidak terselamatkan.

Banyak hal bisa menyebabkan kucing muntah darah, dan yang paling umum diantaranya yaitu karena kucing memakan sesuatu yang seharusnya tidak ia dimakan, atau karena memakan makanan yang telah terkontaminasi oleh racun.

Misalnya dari makanan yang sudah terkontaminasi dengan racun tikus, dari racun pestisida pada rumput/tanaman misalnya, dari makanan kucing yang berbahan pengawet, dari makanan kucing yang sudah kadaluarsa, dll.

Dulu kucing saya pernah mengalami muntah darah, darahnya sudah hampir berwarna merah kehitaman dan kental. Saya sangat kasihan sekali melihat kucing saya saat itu, karena perutnya seperti kesakitan sekali.

Awalnya saya sempat pasrah, karena kondisi kucing terlihat mengkhawatirkan sekali. Saya tidak tahu apa yang telah dimakan si kucing hingga bisa tiba-tiba muntah darah seperti itu, karena jika racun yang masuk kedalam tubuhnya sangat banyak, maka si kucing bisa tidak terselamatkan.

Saat itu saya langsung mencari informasi di internet mengenai kucing muntah, siapa tahu ada yang tahu solusinya. Kemdian saya pun akhirnya menemukan sebuah website yaitu www.kucingmuntah.com, yang mana menawarkan sebuah ebook bernama “ebook Kucing Muntah”.

Ebook tersebut berisi panduan cara mengobati kucing yang muntah-muntah kronis dengan menggunakan bahan-bahan alami tanpa obat kimia. Saya rasa isinya cukup bagus, panduannya langkah demi langkah dan penjelasannya sangat detail.

Setelah membaca ebook tersebut kemudian saya terapkan panduan yang ada didalamnya pada kucing saya yang muntah darah. Awalnya saya sempat ragu kucing saya bisa bertahan hidup, tapi ajaibnya kucing saya bisa sembuh dan sekarang sudah tidak muntah-muntah darah lagi.

 Saya bersama kucing saya yang pernah muntah darah

Pada kasus saya, sepertinya racun yang masuk pada tubuh kucing belum terlalu banyak, sehingga kucing saya masih bisa terselamatkan. Namun jika racun yang masuk sangat banyak, maka kucing bisa tidak terselamatkan.

Tindakan pencegahan agar kucing tidak muntah darah yaitu dengan mencegah agar kucing tidak makan sembarangan. Kucing sering kali memakan makanan yang dia temukan dimana saja tanpa tahu makanan tersebut beracun atau tidak.

Jika Kucing Anda muntah-muntah, segeralah obati kucing Anda dengan cepat. Jika Anda bingung bagaimana melakukan pertolongan pada kucing yang muntah darah, saya sarankan Anda membaca “ebook Kucing Muntah” yang ada di www.kucingmuntah.com, siapa tahu kucing Anda bisa terselamatkan.

Semoga bermanfaat.